Saturday, January 26, 2013

Cinta Abadiku #4


-Tiba pada bulan Yosuf dan Afian sidang.-
“Yas, besok aku sidang, kamu bisa lihat kan?” ajak Yosuf.
“Subhanallah besok??? Afwan, aku ada kuliah penuh dari jam 7-12 , jam 14-17”
“yaudah deh..” ujar Yosuf, kecewa.
“Maaf ya” ucapku
Di Kantin
“Yas Afian sidang tuh, ikut ga?” tanya Mulki.
“Gak bisa kita kan padet mul, Yosuf juga besok loh”
“Iya sih tapi kan kita bisa bolos, ah udah pastilah dia mah.” Jawab Mulki
“Hey, ngapain kita ngorbanin diri sendiri?? Gak gituh juga kali”
“Yas, lo dipanggil Pak Teddy” ucap Aristi yang dari tadi ditunggu.
“Hah?? Kenapa ya?” ujarku kaget.
“Gak tahu” jawab Aristi.
“Eh yas dia tuh siapa kamu sih kok perhatian banget?” tanya Mulki dengan wajah penasaran.
“Iya gituh? Gak ah, biasa aja kali, dia tuh ayahnya Yosuf”
“Hah? Seriusan??” ucap Mulki kaget.
“Iya” balasku.
“Wah jangan - jangan lo mau dilamar yas?” tanya Mulki
“Sssstt.. Ngaco!” sanggahku.
“Kalian berdua mau ikut kagak?” tanyaku.
“Iya mau” Mulki dan Aristi kompak.
Tyas masuk ke ruang dosen sendirian sementara Mulki dan Aristi menunggu dengan setia diluar.
“Tyas, kamu tahu besok ada apa?” tanya Pak Teddy.
“Mengenai sidang pak?” balasku.
“Ya benar. Besok kamu tak usah masuk, besok saya tugaskan kamu untuk seminar skripsi yang pertama dengan melihat para presenter sidang besok!”
“Wah, tapi saya belum mengajukan proposal sidang pak”
“Iya makanya besok yang pertama, klo gak saya sulit untuk mempermudah kamu sidang”
“Tapi saya besok penuh pak”
“Ada ujian gak?”
“Gak ada sih pak”
“Kamu itu pinter, catetan biar lihat sama yang lain aja.”
“Makasih pak, mmmhh kalau Mulki dan Aristi ikut boleh pak?”
“Boleh”
“Ok, makasih banyak pak”
“Gimana gimana yas??” todong Mulki.
“Pak teddy nyuruh kita seminar pertama untuk sidang besok”
“Kita??” tanya Mulki dan Aristi serempak.
“Aku sih, tapi aku minta kalian ikut juga, dan boleh”
“Waah asyiikk niih” seru Aristi.
“Besok sekalian ngeliat Afian dong??” ujar Mulki.
“Apa sih Mul, jangan gituh ah jaga pandangannya dimana?” sanggahku.

“Iya iya tuh mul dengerin”  ujar Aristi membenarkan.
***
Hari Sidang
Hati Yosuf bertanya – tanya.
“Mana ya?..”
“Ayah bilang kemaren dia udah disuruh datang”
“Oh itu dia, aku tenang deh”
“Sidang ketiga atas nama Yosuf Fauzi mikail dengan judul skripsi " Sistem Informasi Manajemen Sumber Manusia" ” kata MC.
Selama Yosuf menjelaskan dan menjawab pertanyaan – pertanyaan Mulki sibuk mengomentari dan memuji dia.
“Tuh Yosuf” ujar Aristi.
“Waaah keren banget ya, intelek banget” ujar Mulki.
“Heh mul, ssstttt...” ujar Aristi sambil menutup mulut Mulki.
“Hey apaan sih” sanggah Mulki sambil membalas.
“Para hadirin dipersilahkan standing uplouse” kata MC.
“Yeeeeeeee” teriak Mulki.
“Ssssstttttttt”sanggah Aku dan Mulki serempak.
“Sidang ke 4 atas nama Afianyah Taher dengan judul skripsi "Sistem Informasi Geografis Da’wah Islamiyah Kota Bandung" ” kata MC.
“Waaah fian, fian fian!!” Teriak Mulki menyemangati.
“Ssssstttt, Tenang Mul!” Ucapku.
“Iya nih!! Ssstttt!!!” Aristi mulai emosi.
“Waah waaah waaah Subhanallah  dua teman kita mendapat perfect score I”m proud of them!” teriak Mulki bahagia.
“Alhamdulillah!” ucapku.
“Eh tuh Yosuf kesini” ujar Aristi.
“Hey yas, katanya gak datang” tanya Yosuf.
“Hehe, iya disuruh sama pak dosen kamu” ujarku.
“Ohh, baguslah, makasih ya” balas Yosuf.
“Untuk?” tanyaku.
“Kamu dah dateng” balas Yosuf.
“Aku dateng bukan untuk kamu kok. InsyaAllah ini seminar pertama kami.” Balasku.
“Iya makasih aja, waah sukses ya!” ujar Yosuf.
“Selamat ya, kamu sama fian dapet perfect score” ucapku.
“Iya, kalian harus nyusul ya!” seru Yosuf.
“Ok, siap” jawab kami serempak.
“Hey yas, mul ris yos” sapa Afian menghampiri.
“Hey fian selamat ipk kamu 4 waah hebat udah kepala LDK, sibuk, tapi ipk 4” celetuk Mulki
“Alhamdulillah, kalian sekarang ada acara gak? Karena kalian salah satu pemberi semangat aku, aku traktir yuk!” ajak fian
“Asyiik, ayooo!!” Jawab kami serempak.
“Let’s go, laper nih” Ujar Mulki.
Saat makan bersama
“Besok kalian ada acara gak?” tanya Afian
“InsyaAllah gak ada, emang ada apa?” jawab Mulki
“Besok kan insyaAllah seperti biasa ada AaGeung kita ke Daarut Taqwa yu? Tasyakuran ajak semua akhwat LDK ya yas!”
“Ooh boleh – boleh, insyaAllah” jawabku.
“Yas, ada yang mau aku omongin berdua” ucap Yosuf.
“Maaf, ada apa? Takut jadi fitnah disini aja” balasku.
“Gak jadi deh” kata Yosuf.
“Sok yas, kita lihatin kalian kok takut penting” Ujar Afian.
“Maaf gak bisa, lewat sms aja” kataku.
“Yaudah nanti aja” jawab Yosuf.
“Kalian, kita pulang duluan ya, makasih Afian udah nraktir” ucap Aristi.
“Iya, silahkan” ucap Afian.
“Assalamu’alaikum” ucap kami bertiga.
“Wa’alaikum salam” jawab Afian.
Short Message Service
“Kamu suka sama fian?”
“Maksudnya? Afwan, ini sudah percakapan yang sia-sia.”
Sementara para akhwat pulang, Afian dan Yosuf melanjutkan perbincangan
“Gimana Yos, kamu semakin yakin kan?” Tanya Afian
“Ya, bahkan tadi malam aku bermimpi yang sama  dengan kemarin yan” jawab Yosuf.
“Alhamdulillah, persiapkan untuk besok ya” ucap Afian
“Pake baju apa?” tanya Yosuf.
“Oh iya nih aku punya sesuatu buat kamu” ucap Afian sambil memberi bungkusan.
Malam jum’at itu kami langsung ke Daarut Taqwa, seperti biasa Aageung yang memberikan ceramah mengenai Islam itu mudah yang isinya tak ada satupun peraturan Islam yang menyulitkan, semuanya sudah diciptakan sistem untuk mempermudah umatnya bukan mempersulit, serta segala perintahNya sudah sangat sesuai dengan kebutuhan Islam, itulah Islam sempurna.
“Ya malam ini ada yang akan masuk Islam, silahkan saudara Yusuf Fauzi Mikail, wah ini sudah nama Islam ya. Yosuf oh Yosuf, diganti menjad Yusuf Fauzi Mikail” ucap MC.
“Ya, silahkan ikuti ya, sebelumnya mengapa tertarik dengan Islam?” tanya Aageung dengan lembut.
“Karena Islam itu menenangkan, setiap kali saya mendengar adzan, saya sangat ingin masuk mesjid untuk berwudhu dan sholat, namun, sy keterbatasan ilmu, sehingga saya hanya bisa duduk di selasar.” Jawab Yosuf.
“Yosuf..”  ucapku lirih.
“Ya, langsung saja ikuti saya” ucap Aageung.
“Asyhadu Allaa..”
“Asyhadu Allaa..” sambil tersedu sedan karena ia menangis.
“Ilaaha illallah”
“Ilaaha illallah”
“wa asyhadu anna”
“wa asyhadu anna”
“muhammadarrasuulullah.”
“muhammadarrasuulullah.”
Subhanallah..
Aku, Mulki dan Aristi menangis.. Selesai berdoa, MC mengumumkan baru saja datang 2 orang keluarga Yosuf untuk megucap syahadat juga..
“Subhanallah” tasbih terdengar keras di mesjid.
Kami bertiga, tak dapat berhenti menangis..
Malam itu aku hanya bertemu dengan kaka perempuan Yosuf, yang menyatakan bahwa Yosuf yang mengajak mereka .. Awalnya mereka tak mau, lalu Yosuf, bilang hidayah itu datangnya dari Allah, jika nanti malam Mommi dan David mau aku harap, kalian datang.. Aku mencintai kalian karena Allah.
“Yosuf bilang seperti itu ka?” tanyaku tak percaya.
“Iya” kata Ka Shofia
“Makasih ya de sudah membuka pintu hidayah untuk keluarga kami”
“Alhamdulillah semua terjadi atas rencana dariNya”
Short Message Service
“Assalamu’alaikum, fian, udah dpet guru untuk Yosuf?”
“Wa’alaikum salam, udah, tahu g siapa gurunya?”
“Emang siapa?”
“Aageung”
“Apa?? Beneran ??”
“Iya, Alhamdulillah”
“Subhanallah”
***

No comments:

Post a Comment

Pejuang Garis Dua PCOS FIGHTER Tahun ke-5 part 2 Diet untuk PCOS

  Cerita HSG dan test hormonku. Saat akan HSG dan test hormon ini, aku sedang depresi... MasyaAllah... Aku sedang dihadapkan dengan harus be...