Thursday, January 21, 2016

kata mamah

selama kamu belum nikah, mau pergi yang jauh2, mamah anter dulu..




Keluarga yang ideal

Dari dulu aku merasa keluargaku tak ideal..

tak seperti orang lain..

aku pernah meminta pada Allah, ya Allah aku ingin hidup di keluarga yang ideal..

aku ingin berada pada keluarga yang normal..

dengan segala ketidak mengertian aku dengan hidup ini..

itu hanyalah permintaan seorang anak yang tak tahu hikmah dibalik semua..

saat ini anak itu sedang merencanakan keluarga barunya :)

tiba - tiba saja terpikir,

aku ingin punya keluarga yang ideal

oh ya yang gimana ya yang ideal?

lalu tiba - tiba saja terbayang berbagai macam jenis - jenis keluarga..

oh ya itu ayahnya aja yang kerja, ibunya tidak tapi .....

oh ya itu bahagia, normal, anak banyak , tapi ....

ternyata setelah si anak yang dulu kecil memikirkan, tak ada keluarga tanpa ujian..

mungkin tepatnya tak ada rumah tangga tanpa ujian..

dan barulah terpikir,,,

ah ya, keluarga ideal itu, keluarga yang berpondasi agama yang kuat yang ridho Allah menjadi segala tuju

diuji -> sabar

dipuji (mendapat nikmat)-> syukur

akhirnya kutemukan arti ideal sesungguhnya..

semoga Allah meridhoi dan segera mempertemukan kami, dalam keluarga yang ideal itu..


:)


Kejahatan dan kebaikan tak kan

Kejahatan dan kebaikan itu ada, bukan?

Kejahatan dan kebaikan itu tak akan ada pada satu waktu yang sama dalam diri seseorang..

Sama dengan ketika kamu sedang bermaksiat, sudah pasti tak ada ketaatan pada saat itu..

seberapa banyak kejahatan setiap harinya dalam hatimu?

seberapa banyak maksiat setiap harinya yang kau lakukan?

seberapa banyak amal setiap harinya yang kau lakukan?

seberapa banyak kebaikan setiap harinya dalam hatimu?





Terima Kasih, Ayah

Kau berbeda dengan ayah ayah yang lain..

Setiap hari kau bangun sepertiga malam untuk mendoakan aku, ibu dan kakaku yang masih tertidur..

kadang kau bangunkan kami, tapi kami sering tidur kembali, hanya sebatas menjawab ya..

Ayah, aku baru menemukan kelebihanmu yang utama..

Ayah, kau tidak pernah marah, bahkan jika kau marah, aku sangat takut, ah bukan karena saat kau marah sangat menakutkan, namun, karena aku tahu ayah tak pernah marah..

Ayah, kau sangat sabar, kau sangat sabar menghadapi ratu dan putrimu dirumah, ya, keduanya sama, sama dalam cerewetnya, sama dalam gak sabarannya, dan banyak kekurangan - kekurangan lainnya.. dan kau hanya dapat bersabar.. andaikan kau tidak sabar menghadapi kami, tak akan ada harmonis itu..

Ayah, aku mencintaimu, karena Allah, karena taatmu..

Ayah doakan aku menemukan seseorang yang memiliki ketaatan pada Allah dan akhlak yang baik..

Ayah, terima kasih, telah mengajariku kesabaran yang luar biasa..

Ayah, terima kasih masih mau menerimaku sebagai anakmu..

Ayah, aku mencintaimu...

You never Know

You never know, what is your real character till you get married.. wkwkwkwk

Saturday, December 19, 2015

Tantangan 50 ribu ! 2

Saat saya galau gitu, saya punya ide, pengen lah ngasih 50ribu buat yang gak akan nyontek, pas lihat jadwal ternyata hari terakhir ada matematika untuk kelas X, niat saya semakin kuat. Esoknya pas jam matematika itu ternyata saya hanya sendiri, semakinlah saya bebas untuk memberikan penawaran itu. 

Saat sekitar 35% waktu sudah berjalan saat itu juga hati saya masih grogi, takut salah tea dll, tapi akhirnya saya beranikan diri.

S : Untuk kelas X saya mempunyai penawaran, siapa yang gak akan nyontek? (langsung ada yang ngacung, namanya Ichsan) Ada atau tidak ada saya, baik memberi atau mendapat contekan, sembunyi - sembunyi atau terang terangan. ( ngacung lagi seorang namanya bayu ) 

Aku biasa aja tapi hati aku rasanya ingin loncat ! Alhamdulillah! what a beautiful moment ! karena namanya tantangan 50ribu, jadi saya kasih mereka 25ribu ewang, ditulis dikertas, kupon 25ribu, nanti tukerin ya pas pulang di ruang pengawas.. 

Dan terlihat loh perbedaannya, mereka berdua, hanya fokus pada pekerjaan mereka, sementara yang lainnya? mereka fokus saya sedang mengawasi atau tidak dan fokus nanya sama temennya... 

saya melakukannya semata - mata karena cinta saja, karena mungkin terlalu sering punishment untuk orang2 yang menyontek, dan sangat jarang reward untuk orang - orang yang tidak menyontek.. 

saya menyebutnya tantangan 50 ribu, karena awalnya saya mau semacam membeli kejujuran, jadi tadinya mau bilang gini : " sok siapa yang gak nyontek, ibu kasih uang min. 10 ribu (bisi lebih dari 5 )  " tapi saya mikir lagi, itu kayak yang jualan, jadi saya ubah konteks kalimat dengan tanpa menjanjikan apa2 diawal jadi bener2 untuk yang mau saja.. sekian..

ada beberapa pertanyaan yang saya tanyakan pada mereka yang tidak menyontek tapi karena udah malam, nanti kapan - kapan kita sambung lagi yaa.. have a nice weekend.. hehe ^^

Tantangan 50 Ribu ! 1

Hai! Assalamu'alaikum! Long Time No See!!

Kali ini saya ingin sedikit bercerita mengenai kisah aku dan dia hehe eh bukan bukan, kisah aku dan mereka.. pengalaman menjadi Pengawas UAS di salah satu sekolah di Kota Bandung..

Menjadi pengawas  lumayan deg degan hehe agak canggung dan kaku gituh sih.. prinsip - prinsip aku saat menjadi pengawas adalah
1. walaupun saya tidak menyontek saya tetap tidak terlalu senang dengan pengawas yang jutek, jadi saya harus senyum, menyapa duluan dll saat dikelas
2. saya tidak terlalu suka pengawas yang mengobrol, kenapa? berisik hehe
3. saya tidak senang pengawas yang lalu lalang, karena lumayan mengganggu bagi saya yaa .. tapi tiap orang beda prinsip, jadi mangga aja sesuai prinsip masing - masing ~ hehe

sebelum melanjutkan kisah ini ada salah satu ayat favorit saya :
Kamu adalah umat yang terbaik yang ditampilkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh berbuat yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.  .....
dalam pengawasan ini termasuk ke wa tanhawuna 'anil mungkari  ( mencegah dari yang mungkar ) *fiuuuuhhh* its not easy . Saya menjadi pengawas yang anak2 tidak mau saya awasi haha.. 

Pernah saya mengawas di suatu ruangan  bersama satu orang guru disana, dan mereka tidak berani nyontek karena saya terus berdiri didepan sambil mengamati satu satu kegiatan mereka.. ya intinya mereka susah untuk mendapat kesempatan.. ( pada jam ke- 2)

pada jam ke-3 saya mengawas sendiri, saat berjalan menuju kelas ( 2 kelas setelah kelas yang sebelumnya) ada siswa dari jauh2 bertanya,
m1 : ibu ruang apa bu?
s : xx
m1 :waaaah xx?
      woy ruang xx ( ke temannya yang ada dijauh)
m2 : waaaah
m3 (teman yang sebelumnya saya mengawas diruang itu ) : waaaahhhahahaha puaasss hahaha
 s : *pura pura gak peduli ah pokoknya saya mah ngawas aja sambil pengen ketawa juga sih *

namun di jam ke-3 itu karena saya hanya sendiri jadi saya kurang power hehe..


Pada hari - hari berikutnya banyak kejadian - kejadian yang miris semiris2nya..

Pernah saya mengawas dengan guru yang dianggap mereka "baik", dan beliau hanya diluar saja sementara saya yang mengawasi, lalu pada menit2 terakhir, mereka (sebagian kelas atas) menyontek terang2an, terus guru itu masuk lalu menegur, dan diacuhkan begitu saja.. saya sih mikirnya saya masih blm jadi guru mereka , wajar mungkin jika mereka tidak ingin menghargai, lah ini guru sendiri.. 

Pejuang Garis Dua PCOS FIGHTER Tahun ke-5 part 2 Diet untuk PCOS

  Cerita HSG dan test hormonku. Saat akan HSG dan test hormon ini, aku sedang depresi... MasyaAllah... Aku sedang dihadapkan dengan harus be...